Agar Terbiasa

 oleh Muhammad Ibrahim

Hari ini aku hanya ingin kau terbiasa

dan aku harus sedikit memaksa,

memaksamu memandang gedung megah di sana yang ditempati pembual-pembual no satu di negara kita

memaksamu melihat dan mendengarkan keluhan pemimpin tangguh menangis

memaksamu untuk melihat kemiskinan yang tak kunjung teratasi

memaksamu untuk memandang kenyataan bahwa seluruh negeri dipenuhi apriori

memaksamu menjelaskan perasaan miris akan segerombolan muda foya-foya serta memaksamu untuk mencitaiku.

Maafkan aku, aku hari ini benar benar harus memaksamu,

memaksamu lebih peka dengan dunia,

memaksamu merasakan sejuknya dan sepoinya  angin keapatisan ahli-ahli birokrasi,

memaksamu memasung suara ketika harus berbicara di depan istana atau yang seharusnya menjadi rumah kita

memaksamu selalu memanggul malu sebagai empunya negeri yang terkenal keliru

memaksamu membongkar aib sendiri seperti telanjang di depan sendiri,

dan memaksamu untuk selalu menerima cintaku dengan tulus tanpa kau harus ku cintai

maafkan aku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s