Namaku Gudel (bagian kedua)

Azhar Aziez Lubis

 

Ya, aku Gudel

Semak belukar ilalang dan rerumputan liar. ..

Penjara adalah rumah dan sekolahanku,

di mana aku belajar dan berkembang. . .

 

Tempat di mana aku memperbaiki segala kesalahan,

menyempurnakan setiap rencana dan tindakan,

tempat dimana aku mempelajari satu demi satu keterampilan,

memahami tabiat manusia dan mengerti cara menaklukkan. . .

 

Untuk bisa kaya, kamu harus berani mengambil,

Untuk bisa berkuasa,

kamu harus belajar untuk tega,

ya kamu harus belajar untuk tega. . .

 

Setiap kali aku keluar dari penjara,

aku merasa jadi sarjana,

semakin pintar dan menakutkan. .

 

(dibawakan ketika teatrikalisasi puisi, Banyuwangi 2007)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s