Namaku Gudel (bagian ketiga)

oleh Azhar Aziez Lubis

 

Ya aku Gudel

Sarjana alam semesta. . .

Sekolahanku, trotoar, terminal, pasar, dan manusia. . .

Sekolah bagiku tak lebih dari penjara,

di mana ilmu pengetahuan terkurung di dalam buku-buku pelajaran

yang telah dirancang dan ditetapkan untuk mencari keuntungan. . .

 

Alangkah menjemukan tahun-tahun menunggu gelar kesarjanaan

Akhirnya toh tetap juga menjadi pengangguran. . .

Jangan andalkan sekolahan membentuk moral anakmu!!

Sekolahan hanya tak lebih dari lapangan penghidupan

tempat para guru menandatangani absensi untuk menerima gaji. . .

 

Urusan moral, bukan urusanku,

baik dan buruk, bukan wewenangku. . .

Tugas telah aku penuhi,

gaji telah aku kantongi. . .

 

Ya akulah Gudel, guru abad ini

yang mengerti dan paham kondisi. . .

Di mana tempat menguntungkan,

di situlah aku bersemayam. . .

 

(dibawakan ketika teatrikalisasi puisi, Banyuwangi 2007)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s