Kongres ILMIBSI V: Harmonsisasi Budaya yang Eksotis

Pembukan ILMIBSI, Harapan Baru bagi ILMIBSI

Senin (18/2), Kongres ILMIBSI V resmi dibuka oleh dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan, yaitu Dra. Isda Pramunianti, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau memberikan beberapa harapan terhadap ILMIBSI, yaitu agar kelak mahasiswa yang tergabung dalam lembaga ini mampu untuk melakukan kajian yang lebih kritis terhadap problematika ilmu humaniora. Beliau turut mengharapkan agar ILMIBSI mampu menunjukkan eksistensinya pada masyarakat dengan mengadakan kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat serta menyediakan wadah berupa media online seperti website yang mengandung kajian-kajian budaya beserta local wisdom berupa sastra lisan dan non lisan hingga kebudayaan daerah. Pembukaan acara turut dimeriahkan oleh pertunjukkan seni ‘suguhan’ tuan rumah, yaitu tari tor-tor persembahan mahasiswa seni tari, puisi teatrikal oleh Komunitas Tanpa Nama (KOTAN) dan juga percusi persembahan komunitas Barabaja dari mahasiswa Seni Musik dari FBS UNIMED.

Regenerasi ILMIBSI : Menuju ILMIBSI yang EKSOTIS

serah jabatan KORPUS terpilih periode 2013 (Rizal dari UNAIR) (kanan) dengan WAKORPUS periode 2012 (Izuddin dari UGM) (kiri)

Setelah acara resmi dibuka secara simbolis oleh Dekan FBS dengan cara yang eksotis, yaitu memukul tong, acara dilanjutkan dengan sidang ILMIBSI yang dipimpin oleh presidium sidang terpilih, Reza Indrawan (Universitas Negeri Jakarta), Ajeng Kusumaning Ayu (Universitas Airlangga) dan Norma Rizkiana (Universitas Indonesia). Sidang berlangsung selama dua hari dengan melibatkan seluruh delegasi dari ke-14 Universitas Anggota  ILMIBSI yang hadir. Pada Senin (18/2), sidang meliputi pembacaan dan pengubahan AD dan ART yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Laporanpertanggungjawaban oleh Badan Pengurus Pusat periode 2012-2013 yang dimotori oleh Izuddin (Universitas Gadjah Mada) selaku Wakil Kordinator Pusat periode 2012-2013.

Sidang kembali dilanjutkan pada Selasa (19/2) dengan agenda pemilihan Kordinator Pusat periode 2013-2014 yang akan menggantikan Kordinator Pusat periode 2012-2013, yaitu Akbar dari IAIN Ar-Raniri Aceh. Pemilihan berlangsung lancar tanpa kendala dengan terpilihnya Rizal Agung Kurnia (Universitas Airlangga) yang mengusung visi EKSOTIS-nya, yang merupakan akronim dari excelent, solid, kritis dan humanis.

“Semoga saja KORPUS terpilih dapat mengemban amanah yang lebih baik. Semoga visi dan misi yang diutarakan oleh KORPUS tidak hanya menjadi landasan teori semata tetapi juga dapat direalisasikan dengan tindakan nyata.”, ujar Hudaesy Agam Syahibani dari Universitas Airlangga ketika diwawancarai oleh redaksi mengenai harapannya terhadap KORPUS terpilih.

 

Seminar Nasional : Menggali Tarombo Budaya sebagai bentuk Pemertahanan Budaya

Pada Rabu (20/2), rangkaian kongres ILMIBSI ke-V dilanjutkan dengan penyelenggaraan Seminar Nasional yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Medan. Seminar Nasional tersebut mengusung tema Menggali Tarombo Budaya dalam Rangka Pemertahanan Budaya Nusantara”. Terdapat tiga pembicara yang hadir dalam seminar tersebut, yaitu Dr.Phil. Ichwan Azhari dan Thompson H.S dari Medan, dan Dr. Hendro Martono, M.Sn., dari ISI Yogyakarta.

Seminar ini merupakan salah satu kegiatan yang diadakan oleh ILMIBSI yang bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan. Seminar Nasional ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai Universitas di Indonesia, bahkan turut didatangi oleh mahasiswa dari Universitas Perlis Malaysia.
Memperdalam Wawasan Budaya dengan Local Wisdom

Selain rangkaian berupa sidang, seminar dan diskusi yang diadakan selama Senin—Rabu, acara ini turut menyuguhkan local wisdom pada para peserta dengan mengunjungi tempat wisata budaya di Medan, mulai dari Museum Negeri Medan, Istana Maemoon, Danau Toba dan lain sebagainya. Rangkaian acara tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan pandangan mahasiswa Ilmu Budaya terhadap budaya lokal Indonesia.

(LEM MEDIA FIB UGM/Nanda)

6 thoughts on “Kongres ILMIBSI V: Harmonsisasi Budaya yang Eksotis

  1. kalau bisa lebih lengkap lagi nanda, di ceritakan smpai akhir kongres,,,
    jdi penasaran gmna endingnya…
    hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s